Minggu, 30 November 2008

Partner in CRIME!!!!

TKP:
Ruang guru besar Fakultas Psikologi UI. Lantai 4 gedung H. Belakang Auditorium.


Waktu kejadian:
Jum’at, 281108, pukul 14.20, sehabis presentasi Psikologi Politik (cabut dari kelas)


Tersangka:


Cewek berjilbab biru,
cewek berjilbab pink,
cewek berjilbab hijau.



Kejahatan:


Ice Cream Fiesta!!! Program kerja BIDANG DANUS BEM Psikologi UI. Dengan uang Rp 15.000,- bebas makan ice cream sepuasnya dengan 4 topping berbeda



Hasil:



Berhasil makan 4 cup ice cream yang munjung (bertumpuk) ampe atas. Dengan 4 topping berbeda-beda. 1 cup dibawa keluar karena jam sudah menunjukkan pukul 15.10, yaitu saat kelas Psikologi Politik berakhir (artinya harus absen).



Gokil tapi kereeeeen.. ^.~
Love u all,,,girls!!!
Huhuhuhu.
Next time lagi yaa.





para tersangka:



Ini buatmu, Taradika.

Mungkin kita bukan seperti cerita-cerita persahabatan manis yang ada di kotak kaca bernama televisi, tapi kita nyata berkawan. Dengan seluruh makna yang tercakup di dalamnya.


Kamu.
Aku.
Kita



Ini tentang pertemuan saya dengan sahabat saya. Sabtu siang. Panas terik. Kota Depok yang memanas ternyata tidak cukup melemahkan semangat kami. Sudah cukup lama tidak bercakap-cakap, membuat kami sepakat bertemu Sabtu siang itu.

Tidak ada yang spesial di antara kami.

Saya pun tau siapa yang nyata dia sukai. Bahkan mungkin yang dia cintai? Saya tau siapa orangnya.


Tidak spesial
Tapi selalu kami saling bercakap-cakap
Tentang hidup ini
Tentang rutinitas
Tentang peristiwa





“Hmm..,,,,kalo mo donor darah di RSUD tuh bayar looh…
Bayar parkiran!! Hahahaha >.<”



Saya sungguh menyukai kelucuan-kelucuannya.

Bukan karena sesuatu hal, maka kami bertemu. Hanya waktu yang terlalu lama sudah memisahkan membuat kami ingin bertemu. Bukan hal yang mudah bagi mahasiswa kedokteran seperti dirinya untuk menemukan waktu kosong. Untuk bercakap-cakap dengan seseorang seperti saya. Hanya saya. Kawan SMA yang ternyata masih selalu diingatnya.


Tidak khusus
Tapi selalu ada rindu untuknya

“Pas kebagian ngambil darah temen,,eeh,,darahnya gak kesedot gituh. Ngelirik ke dosen, malah dia nyuruh diterusin gituh,,beneran gemeteran banget,de!”




Sabtu siang. Saya bersama Ninul bertemu dengannya di sebuah restoran. Bisa saja saya dan dia berbincang berdua saja, tapi ia sungguh mengerti adab-adab pergaulan. Bercakap-cakap adalah keinginan kami, tapi berduaan adalah hal yang sangat riskan adanya.

Maka, kami bertiga disana.
Tidak ada yang spesial
Kecuali dirinya
Yang tetap sama


Saya selalu mengaguminya. Dan ternyata keputusan saya ini tidak pernah salah.


“Sekarang susah de, kalo mo solat dhuha… Marbot mesjid di kampus agak-agak aneh…. Masak mesjid baru dibuka kalo pas Zuhur doang….”



Ups. Saya benar-benar tertegun. Dirinya adalah sosok yang menakjubkan. Ekspresif dengan keluguan serta ketulusan. Selalu ada kekagetan tentang dirinya yang penuh kejutan. Hmm. Ini sulit tapi benar-benar terjadi.

“Sekar sekarang kelas 1 SMA… Dia gak mau kalah sama abangnya.. Hehehe. Sekarang dia di SMANSA Depok, de..”



Dirinya. Selalu menyayangi adik-adik perempuannya dengan segenap hati.


Saya selalu merasakan kenyamanan untuk berbagi.
Tidak ada yang khusus
Bahkan ia kerap menceritakan orang lain
Dan saya pun mendengarkannya dengan sukacita

Tapi calon dokter ini begitu berkesan bagi saya… Selalu berkesan..


Makasih ya Taradika.


-Sabtu 291108, hope we meet again-.

Jumat, 28 November 2008

kini aku merindumu

KINI, dan DI SINI, masih MERINDUMU.

Ya.

Ummh,,



Rindu.


Sahabat-sahabat. Yang kadang membingungkan. Terlalu sempit untuk membagi kliasifikasi tapi memang begitu adanya. Kadang karena kita berbeda, maka orang-orang yang menjadi berpikir bahwa kita tidak layak bersahabat.




Ummh.


Diri ini tentu menyadari, sudah jauh berbeda. Tapi ternyata rindu. Semata pada sahabat-sahabat. Maka, kalian bukan catatan pinggir. Bukan soal kavling yang dibagi-bagi dalam hati. Ini lebih sederhana dari itu. Tanpa harus bertanya, aku tau.



Kalian-kalian adalah pewarnaku.


Maka,
Bahagia adalah saat berbagi dengan kalian.


^^


*Ummmh, kangen. Tapi semoga qta bisa cerita-cerita lagi ya? Dan smoga kalian mencapai cita kalian masing-masing…*


(hohohoho’. Dedicated specially for Agachie, Mike Lowrey, and Fairy, no doubt, I miss u all so bad!!!!! Believe me, guys… )

laki-laki, tolong.....

Tentang LANSIA itu.



Mata kuliah Psikologi Perkembangan selalu punya cara untuk memikat saya. Kali ini tugasnya adalah mewawancarai lansia. Pyuf. Kalo anak kecil mah saya udah expert, lansia? Ummh, tantangan pikir saya.

Maka, saya pun mewawancarai tetangga saya sendiri. Maklum, nenek dan kakek saya kan empat2 nya (dari Mamah dan Bapak) ada di Cimara, sebuah desa di kota Kuningan, Jawa Barat. Sebetulnya saya sangat ingin mewawancarai nenek dan kakek saya tapi untuk menjangkau Cimara dibutuhkan waktu perjalanan 8 jam dengan bis PO Luragung Jaya, so, kayanya mustahil buanget untuk mewawancaarai mereka.

Okey,.



Dan saya pun mewawancarai Mak Risem, tetangga belakang rumah saya. Hmm…. Dan saya pun mendapat banyak hal dari kisah hidupnya.


Beliau salah seorang wanita ter-tangguh yang pernah saya hadapi. Melewati masa muda dengan kerja banting tulang, Mak Risem adalah korban KDRT oleh suaminya. Karena hal tersebut, ia pun memboyong anak-anaknya pergi dari rumah untuk membangun hidup baru, jauh dari suaminya.

Mak Risem pun menjadi buruh cuci untuk membiayai anak-anaknya. Bahkan hingga saat ini, Mak Risem tetap menjadi buruh cuci. Semua ini tidak lain dilakukan karena ingin membantu ekonomi anak dan menantunya.



Saya pun terperangah. Mak Risem adalah wanita yang luat. Beliau sama sekali tidak pernah berhenti untuk berjuang keras. Meskipun waktu dan nasib tidak berpihak padanya.


Mak Risem adalah cermin. Tentang keteguhan. Kekuatan. Semangat yang beririsan dengan wisdom.

Semakin saya sadari, saya sangat-sangat kerdil adanya. Dalam usia 19 tahun ini, saya mengerdil di hadapan Mak Risem.


Hmm, saya pun semakin nyata mengagumi sosok wanita single parent.


Mak Risem.

Ibunda.

Terlalu banyak wanita single parent yang saya kenali.

Terlalu banyak

Hmmm, maka, saya menantang para laki-laki, berjanjilah! Untuk membahagiakan para wanita yang ada di dalam kehidupan kalian.. Ibu, istri, anak-anak..



Para laki-laki,
Berjanjilah.

Agar tidak ada lagi Mak Risem-Mak Risem yang lain…



-sebait cerita dari Mak Risem, buruh cuci di Cikumpa, Depok-

untuk kakakku, . Teh, perempuan itu...

Untuk kakakku


Perempuan itu cuma punya satu hati, teh.
Dan hanya satu nama
Begitu kan?

Perempuan itu lembut
Tapi dia harus juga cerdas, teh.
Karena ia adalah mentari bagi sekitarnya
Karena ia adalah sumber bagi daya bagi disekitarnya

Maka,
Perempuan itu harus bijak
Bukan tidak boleh terlalu baik
Karena baik tidak pernah menganal kata terlalu

Perempuan
Adalah seperti asal muasal katanya
Per-empu-an
Empu
Pemilik

Kecerdasan
Keluwesan
Kebijakan


Untuk melihat masa depan
Bukan hanya masa kini
Meskipun masa depan masih gulita
Namun kita lah pemegang obornya

Perempuan selalu kalah dalam soal ini, iya kan teh?
Tapi kita selalu kuat
Dan kamu juga aku
Maka,

Perempuan itu sesak tapi kuat.
Berbagi saja terus denganku di sini
Karena sedihmu dan bahagiamu adalah hidupku
Mungkin tak kau sadari



Tapi akulah yang paling bersedih, teh.
Perempuan itu tegak memandang sekeliling
Tersenyum sekilas pada masa lalu
Tak apa.
Yakin pada diri wajar-wajar saja
Tapi menutup diri dari tabiat orang lain adalah tidak benar

Maka,
Percaya saja adaku, teh.





Adikmu,
Yang senantiasa mencintaimu
Dengan segenap arti cinta itu.
Dea Adhicita.

Senin, 24 November 2008

Untuk kuali-kuali di dinding

Kuali-kuali di dinding…. Jadilah saksi….

Bagaimana tekad itu. Bagaimana perjuangan itu.



Kuali-kuali di dinding…. Jadilah kuat

Untuk menaklukan dunia… Dan berharap keindahan datang


Kuali-kuali di dinding… Jika hatimu sedih, lesu, hibur hatimu. Jangan terpaku. Simpan semua sedih itu.


Malaaaaam, pagiiiii,

Kuali-kuali

Besarnya asa untuk berarti. Hanya kuali-kuali di dinding.


Untuk damai dan indah, tak terbayangkan dalam benak. Cukup kuali-kuali di dinding.


Dunia menjadi kuali-kuali saja.


Kuali,


di dinding

kuali-kuali,,




yay!!my greatest happiness!!!! ^^

*hepihepijoyjoy*
hihihiii

\kreatipkelewatbatas/

Untuk Azka Madihah

Kita bahkan belum bertemu, bukan?
Namun inilah yang sesungguhnya terjadi
Hatimu tersenyum padaku
Dan hatiku bahagia



Sesederhana itukah kita?
Kata mungkin bisa jadi bukti
Tapi biar jiwa yang bicara
Karena kita seperti saling bicara dalam jiwa
Dan bertemu di sana
Menelusuri segala rasa indah



Maka,
Izinkan aku mendoa-mu
Agar segala kebahagiaan datang padamu
Dan kesedihan menjadikanmu kuat untuk menerima kebahagiaan
Karena sejatinya mereka berdua akan dipergilirkan


Love you, ka, sungguh.


*pelukecup*
hhehehe



(thanks ka untuk hadiah-hadiah itu ^^)

sms-sms ultaaaaaah

Sosok-sosok cahaya dalam hidup saya


Yang mengirimkan sms pada saya tentang hari lahir 16 November itu….


Ia datang dan pergi, menghias langkah kecil manusia, dalam dunia panggung sandiwara. Ialah waktu yang menjadi lakon di dalamnya. Termaknai sangat, dalam arti persaudaraan. Met milad dey, banyak esensi tersarikan dalam kurun waktuku bertemu denganmu (23.31.00 15-11-08)



Pohon, semakin bertambah umur ia semakin kokoh. Ia dapat memberi kesejukan bagi sekitarnya. Ia dapat membuat hidup lebih nyaman dengan hijaunya. Selain itu, ia juga dapat menghasilkan buah yang berguna untuk makhluk hidup lainnya. Hepy milad! Kuharap engkau sama seperti itu, siz!selalu menjadi lebih baik dari hari ke hari, untuk dirimu n orang lain….amin (23.58.15 15-11-08)

Assalamualaikum cinta.. Met milad ya sayangqu! Duh, dah mw dewasa ajah! Hehe. Semoga dey qu yang sgt kusayangi ini, makin bersyukur sama sgala pemberian dari-Nya, mkn disayang ortu, teteh, n smw yg syg kmu,makin dewasa, ga kelamaan bengong klo ngeliat yg ehem-ehem (hihi).. Tercapai cita2nya, sukses dunia-akhirat…amiiin I love you so much, beybeh! Don’t forget me forever! Mmmmuuuaaaach (000.02.22 16-11-08)

Asw, tak terasa waktu berjalan hingga usia ke-19 semoga Allah memberi ridho dan hidayahNya dimudahkan rizki, pendidikan, jodoh yang baik, amiin ya Allah (00.04.55 16-11-08)

Ehm,ehm,dh masuk tanggal 16 Nov yah?ad yg ultah neh,he.. Met ultah ya teh, moga panjang umur, sehat selalu, cepet nikah, he..semoga semua harapannya tercapai, wish u get the best always dweh!! (00.09.29 16-11-08)



0 o 0 oo 0 o o 0 o …………ssssssszzzzssstt, aku jalan pelan-pelan karena mungkin kamu dah bobo..Jadi aku tinggalin pesen aja : MET MILAD y dey…. (00.10.13 16-11-08)

Lovely sayang,,mey milad yaa!barakallah. semoga Allah meridhoi perjalanan yang sedang lovely tempuh,,tetaplah jadi lovely yang membanggakan semuaorang!! ^^ uhibbukifillah (00.16.34 16-11-08)

Emmm,,,,what should I do now??oh yaaaa I wanna greet you, met milad,,ka?! Luv.u.coz.Allah (01.00.30 16-11-08)



Aslm, de, met mild yapz. Moga Allah beri yang terbaik selalu. Moga usia yang akan dan telah dilewati bisa jadi berkah.. Pokonya met milad, tmans.. (02.43.13 16-11-08)


Asw, my beloved sista.. I would like to wish u a very happy bday. I hope that u will have the most wonderful and memorable bday. May good health, success n happiness decorate your life always. Warnest regards, Aisyah ^_^ (05.04.18 16-11-08)

Jika seandainya ada kado terindah dan termahal didunia ingin rasanya kuberikan untukmu, namun ku tak sanggup. Tapi bagiku doa lebih kekaldari kado. Semoga HATI selalu jadi lebih baik. Met mila,D! (05.31.18 16-11-08)

Met milad…. DEA QU CHAYANG.. SEMOGA Allah memberi yang terbaikuntuk dea.. amien. Qu sayang dea. (05.38.04 16-11-08)

pagi. Ketika ia turun ke bumi. Untuk selalu berbagi tawa dan bahagia. Tak kenal lelah -16november 89, menyebarkan bahagia- (05.53.02 16-11-08)


Lihat! Dan usiamu bergulir meruntut kedewasaan mencatut ketidakikhlasan, kelemahan, dan kekeluhan. Lihat! Dan kau kan makin mengerti bahwa ada mu adalah anugerah bagi bumi.
Special for my special sister: Met milad ya dey sayang.. tetaplah jadi karang di dasar lautan yang ga terusik walau dilanda badai. –senyummu juga sedihmu adalah sedihku- (06.34.12 16-11-08)

I may not be the first 2 grat u a very happy birthday.. I hope I’m still have a chances to say “happy birthday”in this special day 4 u.. Hope u’ll better persons than before..And ur dream will come true as soon as possible..Amiiin. ~marie~
(06.34.59 16-11-08)

happy milad. A message from my heart.. A place where I keep special sister little sister like u… (06.50.48 16-11-08)

aslm. Happy b’day 2 u, happy b’day 2 u, happy b’day 2x..U/shabat tbaik kudoakan smoga diberikan ketabahan dlm stiap ujian,mndapat kberkahan dari sgala yg dlakukan,snantiasa dberikan ptunjuk o/Allah & smoga apapun yg dlakukan mmang benar2 terbaik mnurut Allah bukan brdasarkan pemikiran manusia belaka Amiiin(08.31.31 16-11-08)

dey, met milad ya!smoga diusia 19 ini menjadikan dey “good to great”, tambah berkah & dimudahkan sgala urusannya.. –piet- (09.15.36 16-11-08)

wanita cantik melukis kekuatan dengan masalahnya, tersenyum saat tertekan, tertawa saat hati sedang menangis karena terluka, memberkati saat dihina, mempesona karena mau memaafkan, wanita cantik mengasihi tanpa pamrih & bertambah kuat dalam doa dan pengharapan.. buat wanita cantik yang lagi ultah met ya bu! moga makin disayang Allah *amiiiin* (10.13.15 16-11-08)

asw, dey sayang…Hepi milad c= love yu,,, (14.54.17 16-11-08)

dea,, I’m very sorry for greeting u lately.. Happy birthday yah!  all the best wishes just for u dey,,(21.48.42 16-11-08)

asslm. Semoga makin mendewasa hai adik, bnar2 y bisa kumarahi, kucintai, kunasehati, kucandai, sambil kulindungi dalam satu waktu, bnar2 seorang adik, bnar2… (23.50.33 16-11-08)

dey..ak lupa.hu2.pdhal kn kmrn tgl 16.happy belated day ya.smoga Allah sllu memberikan karunia terbaiknya buat kamu ya .. amiiin (09.17.20 17-11-08)



KEMBAR LIMA? Maaf, yang atu lagi ngeposting pesta ultahnya di itc, ahay..hhe. nice b’day?? Or nice pray to get “februari09”, moga cinta dapat cinta yang terbaik.. dapat pelangi yang terindah, dan kawan semanis aq. Luph u (18.21.12 17-11-08)

Aslm..Sm skali ku tak bermaksud melupakan hari bersejarahmu sahabat.. Tak sngaja.. Hari kemarin, tlah berlalu, lbih baik terlambat daripada tidak sama sekalibukan? Slamat tlah melewati 19 tahun ini dg pnuh suka cita, rasa syukur, dan ksabaran..smoga hal ini terus berlanjut.. Hngga suatu saat yg tlah ditentukan Rabbul’alamin..jgn lupa pula ucapkan “slamat dan terima kasih” kpada ibundamu, sahabat..karena sesungguhnya beliau lah yang paling bahagia pada saat itu dan sampai saat ini.. uhibbukifillah ukh (19.10.55 17-11-08)

Biarlah Allah saja yang menyemangati qta, shingga tanpa trasa stiap peristiwa menjadi teguran atas kemalasan qta. Cukuplah Allah saja yang memelihara ketekunan qta karena perhatian manusia terkadang menghanyutkan keikhlasan smoga dgn bertambahnya usia, Allah menjadikanmu pribadi yang bermakna, pribadi yang saat berbaur ia mempu menyemangati yang lain dan saat ia sendiri ia mampu menguatkan diri sendiri amiiiin. Fajri&Hsan mengucapkan happy milad, ded! maaf dah jadi teman yang buruk karena lupa milad teman terbaiknya sendiri. Hope u get all d’best. (04.03.53 18-11-08)

Rab, 1demi1 usia tlah terlewati,iman tak mendewasakan diri, hari2 ktapaki tak bisa pula membuatku mawas diri, dtik2 ptemuan dgnmu kian dekat, pjanjianku mungkin habis masa. Rabb, d penghujung asa moga masihlah ada waktu untuk menapaki hari2 dlm ketundukan, merajut makna dalm helaan nafas, mengukir jejak ketaatan di setiap langkah kehidupan, met milad! Maaf telat! (21.11.05 18-11-08)

Ya Allah, sampaikan salam untuk saudariku ini, Biarkan angina kebahagiaan mnerpa hari-hariya, tetesi jiwanya dengan keihlasan, smoga ksehatan dan keselamatan senantiasa menanungi dirinya..Amiiin. Dea Adhicita, met milady a, smoga bertamabh smua yang baik2 dari dirimu, map bgt telat, Q emang blum jadi penghafal tnggal milad yang baik, smoga telaynya sms ini tidak mengahapus ctatan pinggir yang ada dlm bukumu yg terbuka itu, skalil lagi met milad, dea, barakallah, smoga kau kan slalu bahagia wahai sahabat.. (23.53.43 18-11-08)


Anak kodok makan ketupat, makan ketupat sambil lompat2 biarpun udah telah tetapi sms pun no what-what ;p heppi milad ponakanku, smoga bahagia dunia-akhirat (06.23.41 19-11-08)





Makasih yaa smuanya. ^^

(sungguh, kalian lah cahaya-cahaya dalam hidupku)

Minggu, 23 November 2008

bersiap untuk TERTAWAAAAA



okey,,dey dan dea davita sedang menggila bersama




dengan bantuan efek webcam mac-nya dea davita






sementara lorong gedung H pun sepiii





wuidiiiiihhhh






wuakakakakaa

bareng Dea Davita, Asri "achung"








pissssss,,, ^^



saya lagi gak ada postingan yang tulisan,,heuheuheu

lagi ngerjain psi-pemberian bantuan, terus narsis



tentang double dea!!









selepas kuliah,,biasanya kita2 pada ngemper di lorong gedung H.




dan menggunakan mac,kami pun narsis..



perkenalkan



Dea Davita Dewi dan Dea Adhicita,


HOHOHOHO

Dea Adhicita. Sebuah cita, sebuah cinta.







yay!!




Dea Adhicita. Sebuah cita, sebuah cinta.

Senin, 17 November 2008

sembilas-belas-tahun. SMS-SMS itu

Subhanallah. Terharuu deh, sembilas belas tahun saya. Ya, saya berkurang setahun lagi. Usia saya. Hiks-hiks. Tapi yang lebih bikin terharu adalah ucapa-ucapan yang mengalir.




Dan setelah melewati proses berpikir yang panjang, saya memutuskan ada dua ucapan yang sangat saya sukai (yang lain saya juga sangat sukai, tapi ini lebih more ajah)


Yang pertama:


Ucapan yang dikutip dari Leo Tolstoy, Family Happiness


(pyuf, soriii yang ini terlalu mengharu biru saya, jadinya gak saya posting. Pokonya isinya membuat saya sangat sangat bahagia)


Yang kedua:

Asslm. Semoga makin mendewasa hai adik, bnar2 y bisa kumarahi, kucintai, kunasehati, kucandai, sambil kulindungi dalam satu waktu, bnar2 seorang adik, bnar2..

Sender:
Om
23:50:33
16-11-2008




(menurut saya ini penutup hari yang manissss bangettt, makasih om!)

Penantian pada sembilanbelas-an saya

Tanggal 16 November adalah tanggal yang keramat buat saya. Alasan paling mendasar adalah karena pada tanggal itu saya dilahirkan pada tahun 1989 lalu.

Ini sebuah cerita tentang 16 November.



16 November 2008 datang. Saya mendapat selentingan kabar bahwa MPM akan datang ke rumah pada hari itu (walau hari tersebut hari Ahad).

Okey.

Saya pun menyiapkan diri, bahwa mereka akan datang. Itu saja. Tanpa persiapan apapun. Kecuali Mamah yang bela-belain keliling Depok buat cari pempek yang konon katanya buat yang pada datang ke rumah saya pada tanggal keramat 16 November itu (PADAHAL BELUM PASTI).

16 November. Hari Ahad. Saya melakukan rutinitas seperti biasa. Jam 11 siang saya sudah di rumah. Kemudian terdapat beberapa agenda. Saya cancel itu semua. Karena saya tau bahwa akan ada teman2 yang datang ke rumah.


Sore hari 16 November, hujan super deras mengguyur Cikumpa. Saya tau, sangat mustahil ada orang yang rela menerabas hujan selebat itu. Saya mulai goyah mereka akan datang. Bahkan Mamah pun yang tadinya semangat juga menyuruh saya untuk ikhlas bila tidak ada yang datang.

Tidak lama kemudian, PLN dengan sangat tega memutuskan aliran listrik secara serempak di wilayah rumah saya alias MATI LAMPU!!! Huahuhuhuhu,,saya langsung nangis bombay dan sedih bukan kepalang.

Saya lantas percaya bahwa tidak mungkin ada yang datang. Kalaupun iya, bagaimana menjamu tamu kalo mati lampu begini?? Pyuf . . Maghrib pun menjelang. Selepas maghrib, Alhamdulillah lampu pun menyala lagi. Harapan saya pun membuncah lagi. Berharap ada yang datang, ahahaha, *konyol*.

Tapi begitulah. Saya masih percaya. Sangat percaya. Bahkan Mamah pun yang tidak tega pempek-nya dicuil walo sedikit dengan alasan : BUAT TAMU.

Jam 7 malam, ada telpon masuk di hape saya. Intinya, mengabarkan bahwa tidak akan ada yang datang ke rumah karena hujan yang sangat lebat menyebabkan mereka tidak bisa datang.


Saya menutup telpon dengan perasaan nelangsa luar biasa. Menuju kamar Mamah, ingin menangis habis-habisan. Ternyata Mamah sudah tidur dengan pulas. Saya pun menuju pempek yang tadi habis-habisan dilindungi, lalu makan dengan perasaan kasihan karena ia tidak jadi dimakan sama tamu.

Nelangsa.

Luar biasa deh, kalut.

Saya sedih. Marah.

Kenapa harus bilang mo datang??kalo akhirnya gak jadiiiii???!!!!

Hiks. Saya makan pempek di depan tipi. Berusaha me-NORMALISASI hidup. Huah.


Dan tiba-tiba pintu rumah saya diketuk, dan ada suara kaki-kaki di depan. Saya langsung melesat menyambar jilbab ke kamar saya sambil tidak percaya, MEREKA datang!!!!!!


Argffjjjhhhhhhhh!!!!!!! MEREKA datang!!!!! MPM Psikologi UI 2008 datang!!!! >.<

Ya ampuuuuunnnn,,,,katanya gak jadiiii????
Tegar, Jati, Ninul.

Kiyaaaaaaaaaaaaaaaa….


Dan begitulah jadinya. Mereka sangat berhasil memperdaya seorang Dea Adhicita.


Hiks hiks. Tinggalah saya yang masih shock dan tidak percaya. Jam SETENGAH DELAPAN MALAM ada Tegar, Jati, dan Ninul yang cengangas-cengenges di rumah saya. Yang datang dengan naik taksi bertiga (wow!!) kemudian bernyanyi *iya gituh nyanyi??hhe* happy birthday, membawa karton yang bertuliskan “met milad, dey”.

Ya ampuuuuun. Huhuhuhuhu,, pada dudul buanget seh pada-pada???kirain pada gak dateng. *sayapunKELIHATANbegoBANGETudahNUNGGUINmereka*

(dan begitulah ceritanya. Sembilan belas-an saya berlangsung dengan judul: HAPPINESS *waloSHOCKberat*. Thank you, MPM. All of you are PRICELESS. Truly priceless). ^^v

Jumat, 14 November 2008

another Jum'at bersama mereka-mereka. Sebuah catatan tentang mentoring di SMANSA Depok

Jum'at kemudian datang lagi




bersama mereka selalu ada energi baru
yang menghidupkan saya
dan memberi saya langkah baru





taukah mereka
bahwa dunia kampus adalah penghisap terjaya daya kehidupan
dan mereka lah yang mengembalikannya





untuk semua mentee-mentee mentoring sepuluhlima-ku.





dan untuk kalian



aku tau





aku tau






bahwa diriku punya alasan untuk tetap berjuang





memperbaiki diriku.

It's about politic PSYCHOLOGY

yeahhhhhh,,,,,



saat ini adalah Juma't,,, saya akhirnya ikut psikologi politik (baca: sipol) ^_^ lagi,,setelah kemarin bolos,,heuheuehe :p




dan tadi pada presentasi jurnal




MENARIK!!!!





ada hubungan ternyata,, antara URUTAN KELAHIRAN dan KEPEMIMPINAN



hohohoho', walo di Belanda penelitiannya tapi tetep ajah buat saya menarik deh!
ternyata, anak pertama tuh lebih banyak yang jadi pemimpin gituh,,daripada anak bungsu ato anak tunggal..



terus juga ada bahasan tentang interaksi sama ortu dan sodara kandung,,okaaay,,saya jadi MELEK saat sipol, sesuatu yang jarang!!ahahahaha.. :p





dan saya pun jadi mikir,,,




hmmm,,,,




kayanya tu penelitian akan beda hasilnya kalo dibikin di Indonesia.





kenapah??





karena saya ANAK BUNGSU. Dan saya sangat punya KEPEMIMPINAN.










Gyahahahahahah ;p



*pissss*






pesan moral:
sipol harus sering2 bahas jurnal!







ucapan terima kasih:
buat kelompok yang presentasi ... apdel, desi, saif, marina, pe, bochan, listya, ca'i, dkk.

Kamis, 13 November 2008

keresahan alamiiiii tapi tetaplah yakin

Di tengah-tengah gerimis dan hujan yang makin sering dateng, saya jadi kadang jadi mellow gak ada sebabnya. Ujug-ujug mellow ajah. Udah deh, kalo udah gini bawaannya saya binguuuung ajah..

Hmm,,,

Kadang saya berpikir, pasti enak jadi robot. Ya, robot. Somethin’ artificial things made by humans for some special purpose…. Entahlah. Yang jelas, robot gak punya perasaan kan yaa?? Jadi pasti dia gak pernah bingung atao apalah kayak yang sering saya rasain ini.


Tapi kalo dipikir-pikir, punya perasaan adalah : the happiest thing in this world!


Karena dengan perasaan, manusia jadi bisa punya penghayatan yang beda-beda akan segala sesuatu. Dan itulah hidup menurut saya. Kontinum penghayatan seorang manusia. Artinya ketika secara kedokteran dia masih berdetak jantungnya, tapi dia dalam keadaan koma alias tidak sadar, maka dia bisa dikatakan tidak hidup.


Ya, kontinum penghayatan seseorang. Dan di sinilah saya. Bersama kontinum saya.


Berwarna-warni.

Alhamdulillah


Tapi kadang saya pikir lebih baik pucat pasi saja. Lebih sederhana. Tapi tentunya kembara sedih yang akan lebih sering datang.


Hmm,, ya, ya, ya.

Saya harus bahagia dengan kontinum penghayatan saya.

Dengan hidup saya.



Ada keresahan dalam sini, aku tak bisa membohongi……

papaaaaa

Sabtu tanggal 8 November 2008 adalah hari yang menyenangkan, menurut saya sih, hehehe. Bukan karena BCL merit ato apah… . (gak urusaaaaan) >.<

Lalu, apa pasal??? Hmm???



Oh, ternyata…. Bapak saya tercinta melakukan visit ke Cikumpa 86 (baca: my lovely hozz), hehehe.

Yes,,yes,,yes.. Berbincang, melepas rindu, makan bareng, hohoho, so simple but still my best moment!

Melihat kedua orangtua kita mengobrol tentang anak-anaknya menimbulkan perasaan aman pada diri saya. Entah karena apa..


Rasanya hujan malam hari menambah lengkap menambah kebahagiaan saya malam minggu itu. Dan satu kebahagiaan lagi datang malam itu : share some stories with you,.

Sabtuuuuuuu,,,8 November,, aku padamuuu sekalee, hihiy.. Menyenangkan!!


Ayah Bunda, taukah kalian aku sangat bahagia menjadi putri kalian?? ^^v

Ya Rabb,
Berikan hamba kesempatan untuk membahagiakan mereka…..
Berikan ya Rabb…..

meluap-luap untuk mamah

If I had to live without you
What kind a life that would be???



Ya,,,betul. What kind life that would be,, mah??



Without you, there would be no sun in my sky..


Mah, I don’t know what I would do, I do lost if I lost you.


Seseorang yang selalu mengerti. Memahami. Mendorong ke arah kebaikan.

Yang mencintai semua yang dicintai olehku


Mamah.


Seseorang yang menginginkan kebahagiaan bagi putri-putrinya.


Mah, you are my sun in this universe..


Sungguh, tidak perlu takut cintaku padamu berkurang karena ada diri yang lain.


Buat seorang Ahadiati, ibu kandungku, yang melahirkanku pada usia 28 tahun, dan hingga saat ini selalu mencintaiku dengan meluap-luap, I love you more, Mah. Always.

Minggu, 09 November 2008

Ada kami berempat di tiap kelas B

TENTUNYA


Hohohoho

Ceritanya ada 4 orang yang syuuuka sekali sama Kelas B dan duduknya juga syuuuukaaaa sekali di deret paling depan (kecuali metpen kali yak?haha).


Tersangka pertama:

Nama: Dea Davita Dewi.
Info :

Ibu satu ini belum menikah dan belum jadi ibu-ibu pula *halah* x). Sempet dua taun di FK Undip, suka jadi tempat nanya soal kesehatan (tapi jarang dijawab serius, hehehe). Kalo liat Dea pasti seneng deh, soalnya doi emang sangat ramah dan ekspresif,, hahay, bayar ya bu??dah gw promoin niih.

Sangat deket dengan Bu Mita, ibu satu ini punya adek cowok yang masih duduk di bangku SMP. Bu Dea sangat teramat demen bin menyukai bercinta dengan internet (woooppss!!). hihiy, but that’s the fact! Keren dan gaol banget dah ni ibu satu kalo udah urusan internet dan mode dan gossip dan Paris Hilton (banyak amat,, xp)

Udah ah tentang Bu Dea nya,ntar yang laen gak kebagian lagi, hehehe, dadah ibuuuu (kata-kata fave saya kalo qta mo pisah sehabis kelas)

Tersangka kedua

Nama: Cornelia Amita

Info:

Alumni SMA Gonzaga satu ini sangat anjingholic *maksa sekali*, hahaha. Dan saya pun naksir ama anjingnya. Luthu!hehehe. Dengan tampang cute kayak begitu terang ajah Bu Mita sempet mengelurkan statement (taelah,statement..) yang menggegerkan pas qta2 lagi belajar kelahiran bayi di kuliah Psikologi Perkembangan:
“Gueh mendingan punya anak anjing daripada anak manusia….”
Hohohoho’, ya walo gak sama persis tapi mirip-mirip gitu lah yaa. Intinya ibu satu ini cinta sangat sama anjing (dan tentunya sama Pacar lah ya buuu xp)

Dengan kecuekan tingkat tinggi, Bu Mita sangat kompak dalam segala hal dengan Bu Dea. Wow!! Metpen contohnya. Mereka kompak akan buka leptop dan wusss wussss berinternet ria. ^^v (pisssssss,,buu)

Pokonya, bu Dea dan bu Mita ini jadi partner saya di tugas kuliah dan di kelas deh..
Hihihiy

Tersangka ketiga : Ninul
Info:

Kalo tentang Ninul ini udah banyak kan infonya ya di blog saya ini, jadi gak usah saya tulisin lagi…hehehe, pisss,nul

Dan begitulah, ketiga tersangka ini bersama saya tentunya selalu jadi kelompok dalam mengerjakan tugas dan duduk di deret depan. Hahaha, entah punya N-Ach yang tinggi ato apah tapi begitulah kami.

Walo sering chatting via kertas (contoh di kelas Psikologi Politik,) tapi mayoritas siih kami duduk paling depan dan jadi mahasiswi-mahasiswa unggulan, hehehe, lebay!!

Intinya,,
I loph you all,,,bu!!!! ^_~

(dan siang saya mengumpulkan essay itu, ada seseorang yang mengatakan bahwa dia adalah “deviant”)

Tentang cinta para pria, Apakah pria lebih mudah jatuh cinta daripada wanita?, are you??

Psikologi Sosial menyebabkan saya membuat sebuah essay sebagai salah satu tugas di semester tiga ini. Kali ini, saya mengambil topik tentang “Apakah pria lebih mudah jatuh cinta daripada wanita?”. Okey, saya memang sangat prokras dalam mengerjakan bahkan dalam memutuskan topik tentang essay ,saya baru menutuskannya pada H-3 hari!!.

Dan saya pun bergerak mengumpulkan jurnal-jurnal mengenai topik saya ini. Terkumpul tiga jurnal yang ternyata hanya dua jurnal yang memenuhi standar saya tentang topik ini. Ouch, my God!

Lalu,

Apakah pria lebih mudah jatuh cinta daripada wanita?


Dalam essay saya, saya mengambil kesimpulan, iya.

Meskipun tidak ada yang secara eksplisit menyatakan tapi beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa pria sangat menganggap penting jatuh cinta dan lebih romantis daripada wanita dan pria tidak akan menikah tanpa jatuh cinta.

Okey, essay saya memang selesai H-12 jam. Dan itu berarti informasi di dalamnya jadi tidak 100% valid dan reliable tentunya.

Tapi lucu juga. Pria lebih mudah jatuh cinta daripada wanita. Are you? ^^v

Sekali Jumat lagi bersama kalian


Jumat pun datang lagi.
Jangan pernah percaya pada langit.
Ternyata cerah berganti hujan.
Ada yang menungguku.
Kalian.

Jumat pun menggagas banyak ide dalam benak sempitku ini.
Tapi kalian adalah ide terbesarnya.

Maka, Jumat bersama hujan kutemui kalian.

Cerah.
Sama sekali berbeda nuansanya saat bersama kalian.
Akankah selalu begini
Kecerahan dan keceriaan yang melingkupiku saat bersama kalian


Cinta, kalian lah cinta.
Mungkin bukan untukku
Tapi untuk umat ini
Oh, umat yang tengah menungu segar generasinya

Maka, kalian adalah generasi itu

Teruslah bergerak dalam hidup
Menatap masa depan cerah
Menggurat hidup SMA yang hanya sekali
Berusaha menjadi muslimah seutuhnya
Tidak apa, sayang, aku pun terus belajar

Untuk kalian
Kupersembahkan tulisan ini

Para perempuan “Eufrat” sepuluhlima SMANSA Depok

Asiyah, Ayu, Cindy, Dini, Frea, Dinda, Garnis, Icha, Julia, Kiki, Naomi, Fatiya, Pipit, Riani, Rumay, Shela, Sinta, Vinka, Wafa,

Jumat adalah buktiku
Mencintai kalian
Mencintai Allah

tentang Syeh Puji yang menggegerkan

Pernah dengar Syeh Puji dan Ulfah sang istri yang fenomenal itu? Hmmm, saya pun speechless tentang pernikahan mereka. Ulfah terlalu manis dan kelewat yakin ketika melakukan press conference di hadapan para wartawan. Yah, sudahlah, itu haknya. Hanya saja, tiba-tiba saja saya merasa bahwa bila Syeh Puji yang menolak keras dikatakan kiai itu dan Ulfah, gadis manis yang mental age-nya pasti dua kali lipat umurnya sekarang bila disuruh bernyanyi mungkin mereka akan menyanyikan lirik lagu (yang merupakan favorit saya -Red) ini untuk mewakili perasaan mereka berdua…….


Kita adalah hati yang tertindas
Kita lah langkah yang berhenti berjalan
Kita lah mimpi yang tak terwujudkan
Selalu taklukkan nada-nada yang hilang
Kita lah matahari yang sesungguhnya
Yang tak harus menjelaskan semua


Tanpa pedulikan kata mereka
Kita berjalan melawan dunia


Hanya bisa bicara mereka tak beri jawaban


Tak perlu dengar kata mereka, teruslah berjalan
Tak perlu dengar kata mereka, teruslah berjalan

Kita adalah hati yang tertindas
Kita lah langkah yang berhenti berjalan
Kita lah mimpi yang tak terwujudkan
Selalu taklukkan nada-nada yang hilang

Tak perlu dengar kata mereka, teruslah berjalan
Tak perlu dengar kata mereka, teruslah berjalan
Tak perlu dengar kata mereka, teruslah berjalan
Tak perlu dengar kata mereka, teruslah berjalan


(Peterpan, MELAWAN DUNIA)


huuuffff,,, okay,

Syeh dan Ulfah, selamat MELAWAN DUNIA!! ^^ v

is just like dream come true


……..


dan kukatakan di sini, aku tau seperti apa rasanya dream come true. Biar kukatakan, itu rasanya seperti masuk ke kampus ini. Fakultas Psikologi UI. Ini bagiku adalah dream come true. Biar kuceritakan, betapa aku ingin masuk kesini sejak akhir 1 SMA, saat orang lain bahkan masih bingung apakah masuk IPA atau IPS.

Dan kukatakan disini, aku termangu ketika mendengarnya. Dream come true? Itu sama artinya dengan keberadaanku di Psikologi ini. Di tengah kegilaan atas makhluk bernama tugas-tugas, dan tiba-tiba sudah UTS dan tiba-tiba (lagi) sudah UAS.
Aku bertahan.
Karena inilah dream come true itu.
Aku bertahan.

Maka,


Dream come true………
Greatest happiness………..

Ini buat kalian, “keluarga”-ku.

Saya masuk ke Psikologi UI dengan harapan bahwa saya dapat menemukan iklim yang sama dengan SMA saya, SMANSA Depok. Psst,, ternyata saya terlalu over estimate. Di Psikologi UI ada dunia baru yang lengkap dengan norma-norma yang bagi saya berbeda yang ada di dalamnya. Sama sekali tidak sama dengan SMA saya dahulu.

Dan saya linglung.

Alhamdulillah, Alloh SWT menunjukkan rahman dan rahiim-Nya.

Saya dipertemukan dengan orang-orang yang bisa menopang saya di Psikologi ini. Orang-orang yang terkasih yang saya tau ketika melihat mereka saya mencintai mereka. Saya menyayangi mereka. Dengan air mata dan tawa yang terberi di antara kami.


Buat ‘mamah’-ku, aku sayang mamah. ^^

Seseorang yang dewasa dan selalu menaruh harapan meski saya sebenarnya tengah dilipur kegelapan maha dahsyat tentang segala, tapi dengan harapan dari beliau-lah saya masih bisa berdiri tegak.

Yang mencintai saya dengan ketulusan yang luar biasa. Beliau selalu memberikan motivasi bagi saya dan “adik-adik” saya. Sosok yang lembut dan selalu menjadikan saya malu bila disandingkan dengan beliau karena beliau adalah seorang yang totalitas tentang organisasi tapi akademis tetap nomor satu.

Ah, Mah, aku padamu.


Buat Jayang-quwh.

My lollipop. Aku mencintaimu, pernah kukatakan kan padamu?? Seseorang yang begitu manis luar-dalam. Mungkin dialah sosok akhwat yang ada dalam benak para ikhwan. Sangat imut tapi keibuan dalam satu waktu. Yang senantiasa mengingatkan saya ketika saya ragu. Yang akademisnya mantap sekali. Maklum, masuk Psikologi UI saja lewat jalur PPKB.

Bagi Jayang, dakwah adalah nadi dalam kehidupan. Tapi itu tidak menghalanginya untuk bergaul dengan siapapun di kampus. Jay begitu supel dan sosok yang menyenangkan untuk diajak berteman. Apalagi di dalam BEM Psikologi, Jay adalah sosok aktif yang siap menerima tanggung jawab tugas-tugas.

Jay, taukah bahwa aku bangga bisa mengenalmu. Sungguh. Terima kasih atas senyumanmu. Atas segalanya.

Untuk Ninul, my beybe.

Tanpamu, tidak ada ceria. Saya sangat bergantung pada kehadirannya. Untuk menjamin perasaan “safety” saya. Sungguh. Ninul adalah sosok yang selalu tulus dan ceria dalam setiap kesempatan. Mudah dekat dalam kali pertama bertemu menjadikan orang-orang yang mengenal Ninul lebih banyak daripada yang mengenal saya. Ninul adalah orang yang memiliki kelembutan hati tanpa banyak orang sadari.

Nul, bersamamu adalah sebuah kejelasan bagiku. Bahwa diriku akan baik-baik saja. Ah, terkadang saya begitu malu bahwa saya telah menularkan kebiasaan-kebiasaan buruk saya seperti prokras padanya. Ninul adalah sosok rajin yang perfeksionis. Mirip dengan saya, ia amat membutuhkan motivator eksternal.
Beybe, I love you so bad!

Untuk Izza cerdas-qu.

Sosok ini adalah kebanggan bersama. Senantiasa cerdas dan brilian dalam pemikirannya, tidaklah mengherankan bahwa pada SMP, ia masuk ke dalam akselerasi. Ya, Izza adalah sosok yang selalu total dalam mengerjakan tugas-tugasnya. Meskipun untuk itu ia harus tidur hanya DUA JAM!

Izza adalah seseorang yang membuat saya percaya bahwa saya harus berusaha dengan keras untuk tiap tugas yang datang pada saya. Meyakinkan saya bahwa saya juga bisa sehebat dia. Izza Dinillah, Ketua Keputrin ROHIS SMANDEL Jakarta yang begitu meyakinkan setiap orang untuk percaya pada kemampuannya.

Za, kamu cerdas, jadi tetaplah begitu dalam setiap hal, ya?

Demikianlah “keluarga” Psikologi UI saya. Sesungguhnya, masih begitu banyak orang yang telah saya anggap keluarga daripada sahabat (Puti, Ka Ira, Ka Nisa, Ka Input, Ka Dewi, etc). Untuk orang-orang ini, saya hanya bisa berucap terima kasih dan terima kasih dan terima kasih….

-dey dalam kambuh alergi di hari Sabtu-

begitulah

Maafkan aku
Maaf untuk semua yang menghadang dan membuntukan pikiran

Untukmu
Atau juga untukku

Karena aku rumit dalam mengolah dan menerima
Dan semua berdesing dalam gendang telinga tak mau keluar

Hujan turun malam hari
Senangnya bisa menghirupnya
Tapi hujan berhenti dengan sangat cepat
Seperti angin yang meniupnya buru-buru

Begitulah
Semuanya menjadi berganti-ganti
Cerah dan suram
Maafkan aku
Karena telah menjelma rumit di atas sederhana

Hujan turun malam hari
Maka siapa yang tidak senang
Indah memang tapi tidak terlihat karena malam
Namun selalu mendamaikan dan menentramkan

Seandainya boleh mengatakan seandainya
Ah, rumit. Ini ternyata rumit
Berkelindan dalam pusaran masa
Aku tertarik kedalamnya
Ingin sekali tidak muncul-muncul lagi
Tapi ternyata hidup mencintai hujan

Hujan turun malam hari
Ini sungguh-sungguh terjadi
Sepertinya hanya mimpi
Tapi tidak boleh berhenti
Karena esok adalah misteri
Tapi bilamana bisa meledak seperti ini
Karena tarikan yang seluruhnya adalah kebenaran

Dan hujan turun malam ini
Saat ini

Dalam hati……

Mengharapkan hujan larutkan nyanyian malamku

Menurut saya, ada kalanya dimana kita bisa melihat bahwa kita punya persepsi yang aneh tentang dunia yang kita tempati saat ini. Saya menyebutnya, masa-masa pelik. Masa dimana air mata dapat tumpah bila tidak sedang ngapa-ngapain. Mungkin bahasa lebih sederhananya adalah saat kita memiliki masalah.

Saya yakin, setiap dari kita pernah dan sedang memiliki masalah. Apapun itu. Kerap kali, masalah itu membebat dan terus melilit kita hingga kita menjadi sulit bernafas bahkan, entahlah. Namun, masalah ternyata tidak bisa diselesaikan oleh orang lain. Masalah HANYA bisa diselesaikan oleh diri kita sendiri.

Bagi saya, berdasarkan mata kuliah Psikologi Pemberian Bantuan (yang bertujuan agar mahasiswa Psikologi dapat memberikan bantuan psikologis bagi orang lain dan diri sendiri), cara mengatasi masalah yang efektif adalah NORMALISASI. Hmm,,,, bagaimanakah itu????

Secara umum, NORMALISASI adalah upaya tetap menjalani kehidupan dengan ritme normal seberat apapun masalah yang menimpa. Contohnya, seorang ibu korban tsunami NAD tetap memasak bagi anak-anaknya walaupun rumah mereka beserta seluruh harta ludes disapu air bah. Atau anak-anak korban gempa Yogyakarta yang terus bersekolah walaupun mereka masih mengalami shock akibat gempa tersebut.

Dalam Islam, ternyata terdapat ayat mengenai NORMALISASI ini. Coba kita buka Al-Qur’an yang luarbiasa itu. Terdapat sebuah ayat yang berbunyi kurang-lebih seperti ini, “dan berangkalah kamu baik dalam keadaan merasa ringan atau merasa berat……”

Yesss.. Ternyata Islam menunjukkan syamil dan kamil-nya. NORMALISASI yang saya peroleh di bangku kuliah ternyata telah ada sejak 14 abad lalu.

Maka, saya pun berusaha sebisa saya untuk menjalankan NORMALISASI ini. Tidak menyerah, sekeras mungkin berusaha menjalani ritme kehidupan normal. Dan subhanallah! Saya selalu mendapat feedback positif berupa mood yang naik setelah menjalani kehidupan normal saya, seberat apapun masalahnya.

Jadi, untuk kalian yang sedang sedih, gundah, gulana, atau resah tentang masalah apapun, NORMALISASI akan membanu kalian. Jangan pernah menyerah. Allah SWT punya rahasia indah, yakinlah.



-tentang sebuah Jumat perjuangan buat seorang Dea Adhicita-

Jumat, 07 November 2008

langit, puisi, jingga, bercahaya

Tantangan kita tentangan kita

Adakah ada mereka menunjukkan jalan
Bukankah hanya kita di sini meretas cita atau seutas kisah
Dan tenggelam lagi?
Hanya tentangan kita tantangan kita bukan apa-apa
Karena di sini bilangan jam menjadi hari dan bilangan hari menjadi jam
Ketika semua sulit lalu indah dalam mata
Dan detik meluruh di bawa angin
Dari seluruhnya
Karena tantangan kita tentangan kita
Dan semestinya ada banyak yang mendekat
Mungkin belum atau sudah lama pergi
Karena di sini cahaya mentari bersinar dua kali lipatnya
Bersama cahaya jingga sore yang menyudahi hujan
Dan semuanya berdetak lembut
Hanya tantangan kita tentangan kita
Di sini semua suara menjadi semerdu rintik hujan
Atau semua memang hanya di sini
Dan di sana semua tidak pernah merasa dan mengindrai
Cukup disini
Dan tantangan biar kita adanya
But there’s just no one
No one like you

ingin pergi juga bertahan

Perhatikan dengan baik-baik
Karena kali ini aku berairmata kembali
Mungkin tidak benar-benar menangis
Cukup gerimis di hati kali ini

Dan aku ingin menjadi sesederhana itu
Untuk kuterjemahkan semua
Dan rayapan beku menjadi sirna
Karena aku, kamu dan kita masih di sini

Ternyata gerimis bertahan dalam pondok hati
Bertahan bersama badai yang meluluhlantakkan segala
Menyesap ke dalam pori-pori

Dan aku ingin menjadi
(Untukmu)
apapun
itu

aku mencintai mereka, ya, sungguh, cinta ini bertumbuh

Saya mencintai kalian, sungguh.

Hidup-hidupan (lawan dari mati-matian,,hehehe). Saya mencintai kalian, maksa?iyah.

Tapi tidak pernah menyurutkan langkah-langkah saya.

Saya mencintai mereka. Mentee-mentee kelas sepuluh lima di SMANSA Depok. Saya mencintai kalian, pasti. Karena cinta itu saya yang menumbuhkannya. Dan telah menjelma dalam cawan hati.

Saya mencintai kalian. Saya mencintai saat-saat menjadi mentor bagi kalian, sungguh. Itu pun kalo boleh. Tapi, sungguh, cinta ini begitu sulit. Karena cinta ini saya yang menumbuhkannya.

Kenapa?

Karena senyum kalian di tiap-tiap Jumat siang kala mentoring. Karena wajah-wajah manis kalian yang selalu menyimak dengan kantuk terbayang di pelupuk mata.


Tak apa, sayang. Sungguh, tak apa.


Kalian berhak untuk mengantuk dan berhak pula untuk tidak mendengarkan.

Tapi, sungguh, saya mencintai kalian, karena kalian yang menunggu setia di dalam kelas. Duduk dalam lingkaran rapih. Kadang wajah kalian bahagia kadang tidak. Tapi tidak apa, sayang.

Karena saya mencintai kalian, iya.

Karena bertemu kalian adalah ramuan kebahagiaan seorang saya. Percayalah. Jumat itu puncak lelah, sayang.

Maka Jumat setelah Psikologi Pemberi Bantuan adalah UJIAN bagi cinta kita. Maka Jumat sebelum Psikologi Politik adalah caraku mencintai kalian.


Untuk tersenyum. Masuk ke dalam kelas dan merajut cinta kita, cinta padaNya. Bersama-sama larut dalam mentoring. Belajar sedikit hal dari keindahan agama kita, Islam.

Oh, sayang. Sesungguhnya kita tidak jauh berbeda. Kita sama-sama belajar mencintaiNya melebihi apapun. Maka izinkan, cinta pada kalian terus bertumbuh setiap Jumat sebelum Psikologi Pemberi Bantuan dan sebelum Psikologi Politik..


-biarkan semuanya menjadi bukti cinta padaNya, dey-

Rabu, 05 November 2008

pasti ada jalan,, KALO NGGAK,, ya buaaaaat

tugas-tugas ku






SISOOOOSSSSSSSSS



KUIS SIBAAAAAAAAANG




REVIEW JURNAL SIPOOOOOOLLLLLL






TUGAS PRESENTASI PSIDIIIIIIKKKK




KUNJUNGAN PSI-PEMBERI BANTUAAAAAAAAN






hyahahahahahahahahahahaha!!!!!












ujung-ujung otakku cuma menangkap
satu hal


dirinya.



uh.

racauan di tengah hectic tugas semester tiga, tapi maksain ngeblog, untukmu, serenade

untukmu
yang merayapi pikiran
dan membekukan urat syaraf



serta untukku
yang tak jemu
membaca pikiranmu
padahal kebekuan turun ke bumi
kala membaca pikiranmu







untuknya
yang tak henti membersamai





untukmu
yang menjadi musim semi sekaligus musim gugur


dan mengubah petala langit itu
jadi BERWARNA




harus





ada akhir







karena semua hanya untukNya






serenade,,
aku membeku bersama rasa itu

jiyaaaaaah,,,,,,,gombal euy

Dahulukala, langit dan laut saling jatuh cinta. Mereka saling menyukai antara satu sama lain. Oleh sebab sangat sukanya laut kepada langit, warna laut sama dengan warna langit. Oleh sebab sangat sukanya langit kepada laut, warna langit sama dengan warna laut.

Setiap senja datang, si laut dengan lembut sekali membisikkan kata-kata ‘aku cinta padamu’ ke telinga langit. Setiap kali si langit mendengar penuh cinta laut, langit tidak menjawab apa-apa, hanya tersipu-sipu malu, wajahnya kemerah-merahan. Suatu hari,datang awan..

Begitu melihat kecantikan si langit, awan seketika itu juga jatuh hati terhadap langit. Tentu sahaja langit hanya mencintai laut, setiap hari hanya melihat laut sahaja. Awan sedih, namun tidak berputus asa, mencari cara dan akhirnya mendapat akal. Awan mengembangkan dirinya sebesar mungkin dan menyusup ketengah-tengah langit dan laut, menghalang pandangan langit dan laut terhadap satu sama lain.

Laut berasa marah kerana tidak dapat melihat langit, sehingga dengan gelombangnya laut berusaha mengusir awan yang mengganggu pandangannya. Tetapi, tentu sahaja tidak berhasil. Lalu datanglah angin yang sejak dulu mengetahui hubungan laut dan langit. Angin rasa harus membantu mereka menyingkirkan awan yang mengganggu.

Dengan tiupan yang keras dan kuat, angin meniup awan. Awan terpecah-pecah menjadi banyak bahagian, sehingga tidak berupaya lagi melihat langit dengan jelas, tidak berupaya lagi mengungkapkan perasaan terhadap langit. Kerana berasa tersiksa dengan perasaan cintanya mengunung tinggi terhadap langit, awan menangis sedih.

Hinggalah sekarang, kasih antara langit dan laut tidak terpisah. Kita juga boleh melihat di mana mereka menjalin kasih. Setiap kali memandang ke hujung laut, di mana ada satu garis di antara laut dan langit, di situlah mereka berpacaran.

this is who i am

aku ingin mencari panas yang menerangi jiwa
karena beku merayapi kalbu kala membaca pikiranmu



adakah yang salah akan semua ini??


sebab pikirku tidak pernah bisa memberhentikan semuanya.

sebab aku ingin mencari panas
yang melumerkan beku
karena rayapan es kutub utara
tak mau pergi





dan mungkin
karena sang rumit ingin jadi sederhana





oh.