Cerita Bersambung : Payung Hati Kinanta (bagian dua) Mungkin saja hujan ini tidak mau berhenti karena aku yang memintanya. Ya, aku diam-diam berdua berteduh denganmu di ruko dekat gedung ...
Cerita Bersambung : Payung Hati Kinanta “Kamu kenapa telat menyadari perasaanmu, sih?” Perempuan itu basah oleh air hujan, tapi suaranya terdengar jelas. Sangat jelas dan getir m...
Cerpen : Perjalanan Menemukan Rumah Idaman Kata orang perjalanan menemukan rumah yang tepat itu sudah seperti perjalanan mencari jodoh : gampang-gampang-susah. Kataku itu memang f...