saat-saat terakhir

Kimora masih tetap sama. Duduk di bangku yang sama. Menatap kereta yang berlalu di hadapannya.
Kimora setuju untuk segera pulang cepat hari ini. Lelah, terlalu lelah.
Lelah yang mengerat habis jiwanya
Andai Kim tau bahwa ada Runa yang juga lelah

Kim, kamu tau betapa kamu mengubah hidupku?
(tersenyum) sepertinya aku tau,Run..

Tidak, kamu tidak tau,Kim. Lebih dari yang bisa kamu bayangkan
Loh? Setiap pria bilang begitu kan?hanya kamu yang mampu membuatku berubah,tetaplah di sisiku, bla bla bla

Runa terlalu lelah. Ia menggeleng. Hujan mulai menetes-netes.

Kalau gitu aku mau dikasih kesempatan,Kim
Untuk apa?
Untuk tau siapa orang yang ada di hatimu


Kim terdiam. Keretanya lewat dari tadi. Dia mulai pusing

Kamu terlalu baik buat aku,Runa. Harusnya kamu tau, aku egois
Darimananya yang egois,Kim? Kamu ingin yang terbaik untuk dirimu. Itu wajar. Itu bukan egois

Kimora mulai mencari-cari air mineral di dalam tasnya. ia butuh kesegaran sejenak… Runa. Nama itu membuatnya entah darimana asalnya mulai berani mencintai dengan keberanian


Aku suka hujan,Kim!
Kenapa?
Karena hujan mirip kamu! Mengubah tanah jadi lebih baik. Persis sepertimu yang mengubahku jadi lebih baik,Kim

Hujan membasahi tanah. Peron stasiun mulai ramai dengan anak2 kecil yang menjajakan payung..

Runa, ini untukmu juga..Aku meninggalkanmu untuk mendapatkanmu

Kim sekarang tertegun. Ada sosok Runa di hadapannya. Basah. Hujan.

Kamu ngapain di sini, Run?! Bukannya kamu ada asistensi sore ini?
Aku,,aku cuma mau kasih payung,Kim..(tersenyum) tadi aku liat kamu keluar kampus dan sesaat kemudian hujan, lalu aku ingat payungmu rusak.. gak apa ya?

Mengapa Tuhan harus mencipta senyum? Apalagi d wajah Runa? Kim mulai mencari-cari dirinya lagi



i..iiya..nggak apa.
(tersenyum) Iya,Hati-hati ya Kim. ..
Makasih..

Kim tertahan di sana. Di peron stasiun itu. Sesaat kemudian Runa pun pergi.. Namun Kim tetap di sana. Setidaknya hatinya….



Lagi-lagi cokelat. Suka banget,Kim,sama cokelat
Iya dong
Bukannya cewek takut gendut ya kalo makan cokelat?
Wah! Iya ya?? Tapi knapa aku gak takut ya,Run? Aku aneh kali ya.hehehe.
Jelas kamu gak takut, kamu bukan cewek,Kim. Kamu bidadari. Bidadari tidak pernah turun dua kali,Kim..
(diam)


Aku Kimora
Aku Taruna
Nama yang aneh, masak taruna
Nama yang aneh, apaan tuh, kimora


Kamu tau gak Kim, aku pernah tidak tertawa lepas selang beberapa tahun
(mengerjap) masa,Run?
Iya. Dan ketika kamu datang, lalu aku pun tertawa lepas.. Hmm, kamu pasti gak ingat,Kim.. tapi aku ingat. Terendap laraku,Kim…. Makasi ya?
(diam)


Suatu hari kita pasti bisa bersama,Kim…
(diam)
Kamu gak yakin,Kim?

Postingan terkait:

1 Tanggapan untuk "saat-saat terakhir"

bayangantorgon mengatakan...

hahaha kenapah namanya gak Kimberly...

Comment