Moon Gang Tae Si Tokoh Suamiable




Drama Korea yang sedang booming di hati saya saat ini adalah drama berjudul “Saikojiman Gwaenchana” atau yang memiliki judul bahasa Inggris  “It’s Okay To Not Be Okay”. Drama tersebut memiliki pemeran laki-laki bernama Moon Gang Tae.

Saya lupa-lupa ingat sih bagaimana harapan saya sebelum menonton drama ini, tapi yang jelas saya menganggap Kim Soo Hyun sangat sukses membawakan peran sebagai Moon Gang Tae yang menjelma menjadi seorang lelaki yang sangat suamiable sekali.

Wadaw! Suamiable bagaimana nih, Dey, maksudnya?

Iyap, sejauh delapan episode sampai pekan ini (17 Juli 2020), tokoh Moon Gang Tae sukses memporak-porandakan gadis-gadis jomblo juga ibu-ibu bersuami yang gigit bantal setiap dia membawakan perilaku bernuansa suami yang sangat membuat adem. Lebih-lebih daripada ademnya ubin masjid. Suwer deh!

Hahahaha.

:’)

Luar biasa memang Moon Gang Tae ini, lho. Di dalam delapan episode sejauh ini, dia sudah melakukan banyak sekali hal domestik rumah tangga. Mungkin akan biasa saja ketika suami kita yang mengerjakan, tapiii ini Kim Soo Hyun yang mengerjakan. Langsung ribut deh perempuan sedunia.

Hihihi.

Saya sendiri trenyuh sih melihat penokohan Moon Gang Tae di dalam drama Saikojiman Gwaenchana ini. Dia bisa dibilang tumbuh menjadi lelaki yang terpaksa dewasa karena kondisi sekitarnya. Kondisi yang saya maksud di sini adalah kematian ibunya dan kondisi kakaknya yaitu Moon Sang Tae yang memiliki autisme.

Maka, tampaklah di layar kita tokoh Moon Gang Tae yang sangat kesuamian dan kebapakan. Mulai dari adegan episode pertama di mana dia tetap tersenyum di hadapan Moon Sang Tae di sekolah padahal Moon Sang Tae dikeluarkan dari sekolah, atau adegan lain saat ia menelepon Moon Sang Tae di sela-sela pekerjaannya, dan masih banyak lainnya.

Nah, saya sendiri menuliskan ini karena ada beberapa adegan yang dilakukan oleh aktor Kim Soo Hyun di dalam drama tersebut yang membuat saya teringat akan suami saya sendiri.

CIEHH, CIEEHH, MUJI SUAMI SENDIRI~

MINTA TAMBAHAN UANG YA SIST?

Wakakaka.

Ih serius ini teh, memang takdir Allah tentang jodoh itu berjalan melebihi keadaan kita, ya? Suami saya itu begitu telaten, dan bahkan memiliki kemampuan pada hal-hal yang masih sangat minimalis di dalam diri saya sendiri.

Dia luar biasa telah memiliki kemampuan yang belum saya miliki, sambil terus mendidik saya dengan sabar dan begitu telatennya.

Unch, unch!

Lalu, apa saja, sih, adegan Moon Gang Tae si suamiable yang bikin teringat suami sendiri? Yuk, kita lihat!


MENCUCI BAJU


Dalam episode keempat Saikojiman dikisahkan tentang Moon Gang Tae yang pulang bekerja lalu mencuci baju-bajunya sendiri. Iya, pakai mesin cuci, sih. Namun, diperlihatkan juga adegan selanjutnya yaitu Moon Gang Tae yang menyikat boneka dinosaurus milik kakakknya.

Haduh, haduh, langsung deh perempuan sedunia klepek-klepek ingin menjadi boneka dinosaurus saat itu juga. Muahahahaha.

Suami saya sendiri tipe lelaki mandiri yang sudah paham cara melakukan pekerjaan rumah tangga apapun termasuk mencuci baju.

Namun, adegan Moon Gang Tae menyikati boneka dinosaurus yang direndam di dalam baskom itu refleks membawa saya kepada sebuah kenangan yang lain … yang lebih berbeda, dan terasa sangat … menyentuh sekali.

Itu adalah saat suami saya mencuci ari-ari anak-anak kami. Ya, suami saya lah yang mencuci, dalam artian memegang benda lunak sebesar baskom itu lalu mencucinya serta menguburkannya.

Ya ampuun ….

Pak Jati, dirimu seribu kali lipat lebih cemerlang dibanding Kim Soo Hyun! Terimakasih banyak telah menyingkirkan sejenak rasa jijik lalu menginsyafi peran keayahan dan ikut serta bahkan di proses cuci-mencuci ari-ari.

Selama-lamanya memori itu akan tersimpan dalam laci kenangan paling bersejarah dalam kehidupan rumah tangga saya.

:’)


MEMASAK

Dalam episode keenam Saikojiman, dikisahkan akhirnya Moon Gang Tae dan Moon Sang Tae pindah ke rumah (kastil) Ko Mun Yeong. Pada pagi harinya Ko Mun Yeong takjub melihat kastilnya yang biasanya hitam, menyeramkan, suram sekali, berubah menjadi “hangat” dengan kehadiran dua lelaki itu.

Ko Mun Yeong yang baru bangun tidur melihat ada Moon Sang Tae yang sedang membersihkan lantai kastilnya lalu di dapur … nah, ini nih, di dapur ada Moon Gang Tae yang sedang menyiapkan sarapan. Setelah meletakkan mangkuk berisi sup di meja makan, Moon Gang Tae pun mengambilkan nasi untuk Ko Mun Yeong.

Duuuh, akting Kim Soo Hyun di adegan itu, duuuh, GASWAT BUWANGET DAH AH!

Tim produksi drama Saikojiman bagus sekali memilihkan kostum kemeja flannel motif kotak-kotak untuk dipakai Kim Soo Hyun dalam adegan memasak sarapan itu. Hmm, auranya, hmm … suamiable sekalih!

Saya pun teringat kondisi ketidakmampuan saya yang sangat parah di bidang masak-memasak. Eh, ini membuka aib ya? Hahaha.

Suami saya adalah sosok yang paling bisa memasak di dalam rumah tangga kami. Namun karena suami saya sebelum pandemi ini harus bekerja dari kantor, maka kami mempekerjakan asisten rumah tangga yang salah satu tugasnya adalah memasak untuk kami sekeluarga.

Nah, saat asisten rumah tangga tidak masuk karena memang hari libur atau sakit, siapakah yang memasak?

Suami saya dong. #shamelessconfession #ehehehe

Uuw, yeeahh.

Maaf Moon Gang Tae, suami saya juga masakin saya, kok, setiap hari Minggu. Kim Soo Hyun? Cih! Lewat semua kelibas Pak Jati yang nguprek di dapur setiap Minggu pagi dan setiap asisten rumah tangga tidak masuk.

Haduh-haduh, mana masakannya Pak Jati enak-enak pula. Saya jadi bisa simpati pada Ko Mun Yeong yang super kicep alias tidak berkedip saat menatap sarapannya dibuat oleh lelaki tampan.

I feel you, mbak Mun Yeong! Percayalah, ketika nonton episode keenam Saikojiman itu saya super terlarut lalu langsung mendoakan agar kalian segera menikah dalam bingkai sakinah mawaddah wa rohmah supaya Moon Gang Tae bisa memasakkanmu sarapan setiap hari.


Ko Mun Yeong yang terpana :')

Tuh, coba, penyakit gila nomor berapa ini Buuu, mendoakan tokoh drakor sakinah mawaddah wah rohmah coba.
Ahahahahahaha.

:’)


MEMOTONG RAMBUT


Pada episode ketujuh, tokoh Ko Mun Yeong membuat sebuah perubahan super drastis di dalam kehidupannya dengan memotong rambut panjangnya. Jadi sebenarnya yang memotong rambutnya ya Ko Mun Yeong sendiri.

Hal ini sendiri menurut saya sangat filosofis mengingat rambut Ko Mun Yeong adalah lambang kekejaman dan kegelapan sosok ibunya yang terus menghantuinya. #spoiler

Namun, tentu saja, Saikojiman Gwaenchana adalah sebuah drama. Di mana di dalam sebuah drama harus terdapat romansa, apalagi dengan genre Saikojiman yang memanglah bergenre romantic. Maka, datanglah sosok Moon Gang Tae sepulang bekerja yang terpana melihat Ko Mun Yeong dengan rambut sebahunya.

Lalu, mereka berdua pun tertawa lepas. Sebuah hal yang juga sangat filosofis luar biasa mengingat kedua tokoh ini memiliki “beban” masa lalu dan masa kini sehingga sudah lupa kapan terakhir kali bisa tertawa lepas.

#aihhh

Adegan tertawa lepas dan memotong rambut ini sungguhan terjadi di dalam rumah tangga saya. Thank God pandemi menyebabkan kami memilih di rumah saja. Ya, benar-benar di rumah saja di 2 bulan pertama lalu keluar-keluar radius 2 kilometer di 2 bulan berikutnya.

Otomatis urusan potong-memotong rambut saya pun akhirnya dilakukan oleh suami saya. Tidak, tidak ada latar belakang OST yang mengalun di belakang kami, kok, saat suami menggunting rambut saya.


Adegan yang membuat perempuan sedunia ingin digunting rambutnya saat itu juga. WKWKWK

Hanya ada tawa berisik kedua putra kami yang berisik menanyakan hendak dipotong sependek apa rambut ibunya. Mungkin lebih baik botak padahal ya, biar sekalian jadi hiburan jadi ibunya tidak usah jadi badut lagi, wekekeke.

Pada akhirnya tawa terbahak-bahak kami di sela-sela adegan suami memotong rambut saya karena campuran rasa takut, takjub, dan tidak sabaran, menjadi kenangan manis untuk saya.

Aih ....

Terimakasih, Jati Nantiasa Ahmad.

Untuk menjadi suami yang baik, bisa mencuci, bahkan mencuci ari-ari sekalipun, pandai memasak, juga bisa memotong rambut istrinya sendiri dengan cantiknya.

Tidak, tidak ada kok, adegan suami saya yang berdiri mematung sehabis menggunting rambut saya sambil memegang gunting sambil bergumam “Ippeuta” atau “Kamu cantik” dalam bahasa Korea seperti dalam drama.

(Padahal mau tuh dibilang begituu, wakakakk)

Hanya ada kami berdua yang ber-high-five atas satu lagi episode suami-istri yang menyenangkan.

Ya, episode demi episode di dalam rumah tangga terus bergulir. Terkadang ada yang tidak menyenangkan. Terkadang ada juga ada yang membuat sedih, atau bahkan senewen.

Namun, mengingatmu bisa mencuci ari-ari anak kita, pandai memasak, lalu mampu menggunting rambutku dengan rapih, membuatku ingin berteriak :

MAAF MOON GANG TAE, JANGAN GODAI AKU LAGI! MESKIPUN KAMU SUAMIABLE, DI SEBELAHKU ADA JATI NANTIASA AHMAD SUAMI BENERAN YANG SUPER LOVEABLE!!!

Penyakit gila nomor berapa Buuu menganggap aktor termahal Korea menggodai Anda? Dasar geloooo. Hahahahahahahahahah …..




#1223kata

Postingan terkait:

9 Tanggapan untuk "Moon Gang Tae Si Tokoh Suamiable"

Rowsee mengatakan...

Assalamualaikum. Mba dey, aku mampir bw ft lho, hihihi. Suamik juga mendadak mau motongin rambut ku karena takut banget ngebiarin istrinya ke salon tentunya setelah liat saikojiman lah, suamik memang cinta korea juga kalau ada maunya ✌️✌️kalau bosen aja sih. Soalnya dia nonton the heirs kayaknya

Imawati A. Wardhani mengatakan...

Hahaha napa sih hiburan banget baca blog'y mba dey ini? Pen tawa2 mulu eyke..

Dea Adhicita mengatakan...

@ Mba Rosy : Waalaikumussalam, tosss, samaan kita, hehehe. Btw suaminya unik bgt suka nonton drakor, mba >,<

@ Mba Ima : Hey, hey, hey, tawa-tawa mulu bayarrr! :))

Asri M Lestari mengatakan...

Kan kocak kan bahasanya. Inilah khas nya mbak Dea hehehhe. Aku belum berani baca semua, takut spoiler jadi masih baca tipis2 aja 🤭

Rani R Tyas mengatakan...

Seruuunya..! Ah suamiku juga sama, kecuali adegan potong rambut. Ah nggak ah. Orang dia aku potong rambutnya aja nggak mau. Etapi kakekku dari garis ibu juga serba bisa, masak, potong rambut, sampe jahit baju juga bisa.

45Zahra mengatakan...

HUAHAHAHAHA.. teh, kalau lagi sendirian, aku bakal ngakak da. Ini ketawanya ditahan tahan cobaaaa.... Tega teh tega iih... 😂😂😂

Hidup pak jati dan mak dey. Semoga sakinah mawaddah wa rohmah sampai ke Jannah. Aamiin

Rijo mengatakan...

Ini posting sesungguhnya tribute ke pak jati. Judulnya aja menipu, wkwkwk

Dwi Tobing mengatakan...

Mungkin tokoh Gang-tae terinspirasi dari karakter paksu nya mb Dea...
Eaaaaa.... eeaaaa... 😍😍

rhin mengatakan...

jadi sekarang gang tae ya? dulu rasanya baca pak Jati lebih keren dari LDW, sekarang lebih keren dari Gang Tae. Emang Mak Dey ini jagoan lah milih karakter yang lebih keren dari drama korea. Habis Gang Tae siapa lagi nih kira-kira.., ditunggu cerita-cerita berikutnya MakDey

Comment