why we didn't talk

Saya menyadari sebagai laki-laki, sangat menyenangkan to compete dengan seseorang.. tapi sungguh, saya sakit hati sekali akan serangan terhadap saya seperti itu.. Okee, saya tau dia menyerang saya bukan sebagai pribadi tapi sebagai komunitas, tapi teteup ajah,

Saya butuh endorphine banyak-banyak.
Salam, Dea Adhicita, Ketua MPM F.Psi UI yang hatinya terlalu lembut untuk berada di dunia politik

Postingan terkait:

1 Tanggapan untuk "why we didn't talk"

Cune mengatakan...

apa sih de ceritanya? *hehe kepo

Comment