Review Film “Kira-kun’s Today”




Nah, ketemu lagi kan di review film ala-ala jampasirunik. Kali ini kita masih akan berkutat di film dari negara Jepang ya..

Simpelnya sih kebetulan aja saya lagi nonton film Jepang, hehehe.

Judul film kali ini adalah “Kira-kun’s Today”. Pemainnya ada Taishi Nakagawa sebagai Kira dan Marie Iitoyo sebagai Ninon.

Taishi Nakagawa ini ganteng-ganteng gini masih 20 tahun masa umurnya. Wkwk.. Agak-agak miris ya. Terlalu muda sih untuk kegantengan semacam ini. De, istighfaaar.

Dedek Taishi Nakagawa. Usianya baru 20 tahun. Gile! Wkwkwk
                                                          
Kalau Marie Iitoyo ini manis. Udah gitu aja. Cukup manis. Ga nampol cantiknya atau keterlaluan manisnya. Yah tapi kalau pake make up gini sih cantik-cantik aja yaaa.

Marie Iitoyo sebagai Ninon
                                                    
Film ini mempunyai plot sebagai berikut :

Kira adalah siswa laki-laki yang masih duduk di SMA. Dia menonjok temannya yang mengatakan “Mati saja kau!” kepada Ninon. Ninon adalah teman sekelas Kira yang lagi dibully sekelasnya.

Ninon dikenal sebagai gadis burung karena kecintaannya terhadap hewan burung. Di kelasnya Ninon sering dibully karena gerak-geriknya yang dianggap aneh.

Sehabis menonjok temannya Kira pergi ke atap sekolah (kenapa atap mulu sih, wkwk) di sana Ninon menemuinya sambil menanyakan sesuatu.

Ninon menanyakan apakah umur Kira tinggal sebentar lagi sehingga dia begitu sensitif saat mendengar kata “mati” tadi.

Kira pergi begitu saja tanpa menjawab pertanyaan dari Ninon.

Sore harinya sepulang sekolah, Ninon melihat Kira di tepi danau sedang melepas burung yang habis diobati. Kira menangis setelah melepas burung itu.

Ninon yang kaget melihat Kira menangis, mendekati Kira. Terkuaklah rahasia itu…

Kira si lelaki ganteng idola di SMA ternyata usianya tidak lama lagi… Menurut vonis dokter, penyakit jantung bawaan Kira sudah tidak tertolong lagi..

Ninon yang bersimpati melihat Kira, menyatakan kesanggupannya menemani Kira di sisa usianya (awkward banget sih ehehehe)

Kira yang masih berlinangan air mata tapi tetep ganteng (Deyy, wkwkwk) cuma bisa terdiam menatap Ninon.

Ninon pun malu telah mengatakan hal yang aneh seperti itu. Ninon pun berlari pulang ke rumahnya…

Malam harinya Ninon flashback mengingat adegan pertama dengan Kira. Yaitu saat Kira menyibak poni Ninon yang selalu panjang menutupi mata.

Kira mengatakan bahwa Ninon tidak menjijikkan seperti yang dituduhkan teman-temannya.

Ninon jatuh cinta sejak saat itu kepada Kira..

"Kamu tidak menjijikkan seperti kata mereka kok, Ninon" -Kira-
                                      

Keesokan harinya Ninon pergi ke sekolah seperti biasanya..

Di depan sekolah, Kira terlihat seperti menunggu seseorang. Ninon pun melewatinya tanpa pretensi apa-apa. Tetapi Kira menyapa Ninon dan memintanya menepati janjinya sore kemarin.

Ninon merasa sangat kaget. Ya, Kira menagih janji Ninon yang mengatakan siap menemani Kira di sisa usianya.

Mereka pun pergi ke kebun binatang sepulang sekolah…

Kira yang menyimak penjelasan Ninon tentang hewan-hewan
                                     
Kira yang sudah lama tidak tersenyum akhirnya tersenyum demi melihat kelincahan Ninon dalam menerangkan segala jenis hewan yang ada di sana.

Kira pun tersenyum berkat Ninon.. :')
                                      
Hari ulang tahun Kira dan Ninon pun ternyata jatuh pada tanggal yang sama. Alih-alih merayakan ultahnya sendiri, Ninon si gadis pecinta hewan burung ini malah mempersiapkan pesta ulang tahun bagi Kira.

Kira pun sangat terkejut (tapi seneng kaan..ahahaha) saat Ninon membuatkan pesta ulang tahun baginya. Saat pulang pesta itu Kira dan teman-temannya akan pergi karaoke tetapi Kira malah bertemu dengan ibu Ninon.

Ibu Ninon menceritakan Kira yang begadang menyelesaikan kue ulang tahun untuk Kira…

Kira pun kaget, pasalnya di pesta ulang tahun tadi tidak ada sama sekali kue ulang tahun. Ibu Ninon juga membuka fakta bahwa hari ini sebenarnya Ninon juga berulang tahun. 

Tetapi demi melihat Kira tersenyum, Ninon lebih memilih membuatkan pesta ulang tahun bagi Kira.

Aaaaakkkk~~

Ini adegan paling manis sih menurut saya. Asli, kabina-bina deh… Berasa remuk lihat ekspresi wajah Kira yang kaget denger penuturan fakta dari Ibu Ninon.

Kira langsung deh ngejar dan cari-cari kemana Ninon…

Ternyata Ninon lagi mau membuang kue hasil karyanya ke tong sampah. Ninon diingatkan oleh mantan pacar Kira, Yahagi, bahwa penyakit jantung bawaan Kira menyebabkan dia dilarang makan manis-manisan semisal kue ultah itu.

Tepat saat tangan Ninon terulur hendak membuang kue ke tong sampah, Kira mencegahnya.

JIYEEEEEE~ >,<

Kira pun menyatakan bahwa sejak bertemu Ninon hidupnya menjadi berubah.. Dia yang tadinya asal-asalan menjalani hidup karena toh usianya akan pendek menjadi tau apa makna hidup.

Kira minta maaf bahwa dia tidak tahu ini hari ulang tahun Ninon. Kira pun mengucapkan selamat ulang tahun bagi Ninon dan memintanya menjadi kekasih resminya. EAAA~

Ninon yang memang suka sama Kira langsung bilang iyess lah, ahahaha.😂😂

Keesokan harinya di sekolah Kira membuat pengumuman di depan kelas bahwa Ninon si gadis yang suka dibully adalah kekasihnya. Tidak boleh ada yang mengganggu Ninon.

"WOOOOY PENGUMUMAAAN! NINON GA BOLEH DIGANGGU, OKEY?" -KIRA-
                                                            

Sayangnya Yahagi, mantan kekasih Kira masih tidak rela melihat keberadaan mereka (iiissh)

Yahagi memperlihatkan foto kebersamaan Kira dan dirinya dahulu kala. Ninon pun meledak karena kesedihan.

Kira mengejarnya dan meminta maaf kepada Ninon. Setelah mereka berbaikan (cepet amat, wkwk) tiba-tiba Kira mengalami serangan jantung.

Kira minta maaf ke Ninon. JIYEEEH
                                             
Kira pun segera dilarikan ke rumah sakit. Di saat itulah Ninon diingatkan oleh Yahagi bahwa resiko mendampingi Kira adalah penyakit jantung bawaannya yang sudah taraf mematikan.

Ninon tidak mau menyerah, dia ingin terus mendekat kepada Kira. Setelah Kira sembuh dan keluar dari rumah sakit, Ninon mengundang Kira untuk bermalam di rumahnya (perempuan macam apa ini, huft~)😒😒😒

Ternyata orang tua Ninon tidak jadi bermalam di pemandian air panas. Mereka kaget melihat Kira di kamar Ninon.

Kira pun menyatakan keseriusan terhadap orang tua Ninon. Tapi sayangnya ayah Ninon yang rekan sekantor ayah Kira tidak menyetujui hubungan ini. 

Ayah Ninon tidak ingin Ninon sulit move-on saat nanti Kira meninggal dunia. Kira pun terhenyak mendapati fakta yang dibeberkan Ayah Ninon memang benar adanya….💔💔💔💔💔

Usianya tidak lama lagi..

Sebetulnya jantung Kira punya kesempatan sembuh tetapi harus mengalami operasi yang sangat sulit. Kesempatan berhasil pada operasi itu sangat kecil.

Oleh karena itu Kira memilih berfoya-foya menghabiskan usianya yang pendek daripada meninggal di atas meja operasi.

Kira pun mundur dari hubungan ini. Setelah pamit dari rumah Ninon, keesokan harinya Kira tidak masuk sekolah…😔😔😔😔

Ninon merasa cemas tentang keberadaan Kira. Dengan dibantu oleh Yabe, sahabat Kira, mereka mencari-cari Kira.

Akhirnya Yabe menemukan Kira di makam ibunya…

Yabe memotivasi Kira agar tidak menyerah dalam hubungannya dengan Ninon. Yabe mengatakan bahwa sejak Kira bersama Ninon, Yabe tidak pernah melihat Kira terlibat perkelahian dengan siapapun lagi.

Sangat berbeda dengan Kira yang dahulu….

Yabe mengingatkan Kira bahwa semua orang tidak mengetahui masa depan...

Masa depan Kira tidak terletak pada vonis dokter. Bahkan Yabe menyatakan tiada yang bisa memastikan siapa yang meninggal lebih dahulu. Yabe ataukah Kira.

Akhirnya Kira pun mau kembali lagi kepada Ninon..💚💚💚💚

Yabe dan Yahagi (yang udah insaf, wkwk) menyiapkan sebuah seremoni di gereja. Kira dan Ninon bertemu di sana tanpa pemberitahuan apa-apa.

Kira pun memeluk Ninon dan menyatakan ingin memperjuangkan kesehatannya dengan operasi..

Ninon terenyuh mendengar ucapan Kira tersebut.

Orang tua Ninon dan ayah Kira pun diundang ke tempat itu oleh Yabe. Mereka akhirnya merestui nikah-nikahan itu (kayanya sih nikah-nikahan ga ada siapa-siapa buat mengesahkan sih, hahaha) 😂😂😂

Kira pun terbang ke Amerika untuk menjalani serangkaian tindakan hingga operasi jantungnya.

Endingnya gimana?

Kira kembali ke sekolah dengan jantung (dan rambut baru) terus jalan deh gandengan tangan sama Ninon.

JIYEEEE~

HAHAHAHA.

Kira kembali ke sekolah setelah operasi jantung. Jantung baru & rambut baru nih si Kira. >,<
                                        
Film ini kelebihannya premisnya yang cukup menarik sebetulnya sih. Sejujurnya saya pas nonton ini inget drama “One Litre of Tears”

Cuma bedanya kalau di sana tokoh utama yang usianya pendek adalah perempuan. Kalau di film “Kira-kun’s Today” ini tokoh utama yang usianya pendek ya si Kira yang cowo.

Ide usia pendek terus menghabiskan setiap detik yang berharga tuh sebetulnya super keren..👊👊👊

Cuma pelaksanaannya kaya terburu-buru banget sih di film ini. Sebenernya lebih pas kalau dijadiin dorama yang beberapa episode deh daripada dijadiin film begini.

Inget kan drama “One Litre of Tears” juga terdiri dari beberapa episode.

Nah film “Kira-kun’s Today” ini jadinya terlalu cepet banget dalam menyampaikan beberapa adegan..

Oiya, FYI, film ini adaptasi dari komik ya. Jadi semacam dipadatin banget deh si komik menjadi 2 jam film.

Itu jadi kelemahan banget di film ini. Semacam melompat gitu..😞😞😞

Berasa nonton sequel pas awal-awal lihat interaksi Kira dan Ninon. Karena terlalu cepet gitu adegan ke adegannya…

Kayanya akan lebih menarik kalau dijadiin drama aja..

Misalnya nih ambil contoh aja Kira menyatakan perasaannya kepada Ninon tuh menurut saya ajaib banget. Terlalu cepat untuk punya perasaan sedalam itu gitu. Wkwkwk…😆😆

Ya bayangin aja baru diajak ke kebun binatang aja udah segitunya.

Nah, kalau di komik lebih masuk di akal sih. Secara kan komik tuh panjang ya. Jadi dijelasin lah latarbelakang Ninon dan Kira.

Kalau di komik sih mereka tuh tetanggaan gitu rumahnya. Jadi otomatis Ninon udah suka sama Kira sejak dulu.

Yeah, pada akhirnya sih film ini agak awkward dan a lil bit bikin embarassing gitu. 

Heuheu, entahlah ga dapet aja feel after taste-nya kaya pas nonton film “One Week Friends” yang manis itu kemarin…

“Kira-kun’s Today” ini semacam film yang bertumpu sama ketampanan Taishi Nakagawa doang deh. Terus skinship yang banyak deh.  

Hufft~ Kurang banget bisa digali tentang kemanisan dan insight-nya beneran deh…

Ya paling pilihan Kira untuk akhirnya mau dioperasi jantung itu satu nilai positif sih. Semacam penjelasan untuk prinsip Islami yang mana dalam Islam tuh kita diwajibkan berikhtiar sampai mentok. 💪💪💪💪

Ga boleh ngikutin emosi tetapi harus objektif. Misalnya nih ya secara emosi ya lebih memilih usia pendek tapi penuh kepastian diisi pengalaman-pengalaman pasti kan ya.

Itu emosional. Dan Islam melarang umatnya buat seperti itu. Selama masih bisa diikhtiarkan, Islam tuh meminta kita non stop lho memperjuangkan sesuatu….

Akhirnya sih si Kira selamat dari operasi jantungnya. Ini beda banget sama di komik yang digambarkan Kira-nya mati.

HIKSS~😭😭😭😭😭😭😭

Pada akhirnya bagi yang mengalami penyakit, apapun itu, kronik maupun akut, plis plis plis berikhtiarlah sampai mentok untuk penyakit kalian itu…

Jangan mengikuti hawa nafsu aja dan emosi sesaat.

Berupayalah sampai Allah ridho atas ikhtiar kita memperjuangkan kesembuhan untuk penyakit kita..

Kalaupun harus meninggal setelah ikhtiar ya insyaaAllah itu takdir paling baik dari Allah. 

Yang pengen saya garis bawahi sih kita sebagai umat Islam khususnya ya harus punya mentalitas ilmiah…

Kalau sakit ya cari cara dan penjelasan ilmiahnya untuk sembuh. Tentu saja ini ga bertentangan kok sama prinsip Islami. 😎😎😎

Sambil berdoa ya sambil memperjuangkan kesembuhan lewat ilmu modern.

Sebel aja nih ya misalnya ada orang Islam ketemu penyakit terus “menyerah” misalnya untuk mencari syahid. Hey, hey, hey, syahid itu bukan yang seperti itu do you know?

Yaudah, secara garis besar sih film “Kira-kun’s Today” ini punya nilai yang bagus hanya saja sayang delivery-nya masih kacau bangetttt.

Sehat-sehat ya kita semua! Supaya bisa mengisi hidup dengan sebaik-baik amal. Yesss!!!

SEHAT-SEHAT YA SEMUAAA! LOVE, KIRA & NINON
                                   

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Review Film “Kira-kun’s Today”"

Comment