Saat hati saya memang tak pernah beranjak dari smansa Depok…

Yeah,,judul di atas bukan lebay ato apah tapi emang keadaan dari diri saya yang sebenarnya. Setelah mengembara di Psikologi UI kurang lebih satu tahun, toh tetap saya selalu bergetar hebat saat menginjakkan kaki di Smansa Depok tempat saya ber-SMA.

Mungkin memang ada perubahan tapi entah mengapa saya selalu merasa ada nuansa mengharu biru. Mungkin karena saya penganut afeksionis tapi saya rasa karena Smansa memang rumah bagi jiwa saya. Selalu. Tak peduli sudah berapa lama kita keluar dari sana (apalagi kalo baru setahun seperti saya).

Alhamdulillah, saya bisa berkunjung lagi ke smansa. Ceritanya sih, ada orientasi LDK. Jadi para kelas XII alias kelas 3 yang akan meng-LDK dibuatin ajang sharing2 sama alumni gituh. Maklum, namanya juga LDK. Bahasa kerennya di situ ada regenerasi, kaderisasi dan pewarisan nilai-nilai penting. Sangatlah strategis kalo bahasa politisnya,he..

Apalagi saya memang jadi pengurus ROHIS dan MPK/OSIS ketika di smansa dulu. Jadilah, saya punya kewajiban buat menentir kelas XII yang akan meng-LDK adik-adiknya itu.

Waah,,saya bahagia bukan kepalang bisa dikasih kesempatan sharing dan berbagi. Mungkin bukan saya orang yang tepat, tetapi saya kebetulan punya waktu dan kesempatan untuk ke smansa daripada teman-teman saya, lalu kenapa saya tidak manfaatkan,,betul??hohoho’.


-smansa depok, berharap anakku masuk sana juga kelak,he..-

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Saat hati saya memang tak pernah beranjak dari smansa Depok…"

Comment