#15 Surat Untuk Ayah


Ayahku.
Ia bukan orang spesial dulu. Cukup kami yang tau bagaimana ia dulu.
Ayahku bukan orang yang dekat kini dan dulu. Ia semacam lingkaran tengah dalam kehidupan.
Tapi aku selalu tau ia membanggakanku di hadapan saudara-saudaranya.
Ia membawaku ke sepupu-sepupunya. Ia memperkenalkanku pada pamannya yang telah renta usia. Ia bercerita tentang aku, UI, dan mimpi-mimpi besarku.

Ayahku tak se-spesial ayah lain. Ia lingkaran tengah dalam kehidupanku.
Sosoknya juga jarang berjumpa dengan ku.
Tapi aku tau, ia menghargai pendapatku. Setiap bertemu, kami selalu bertukar cerita.
Ayahku bukan ayah yang baik.
Tapi ia tetap ayah.
Kini kudoakan ia dalam sujud-sujud, agar ia menutup mata dalam jalan yang lurus..

Selamat karena telah mendapat aku sebagai anak, Ayah!
I love you

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "#15 Surat Untuk Ayah"

Comment